Selamat Jalan Pdt. DR. Jacob Nahuway

0
Pdt Jacob Nahuway Meninggal Dunia
Pdt. Jacob Nahuway

Jakarta – Duka menyelimuti warga GBI, khususnya jemaat GBI Mawar Saron karena gembala sidang Pdt. DR. Jacob Nahuway dipanggil Tuhan. Kabar ini ramai beredar di media sosial Selasa (2/1/2021) pagi.

“Berita duka baru saja saya terima dari Pdt. Yohannes Nahuway: Telah meninggal dunia hamba-Nya, bpk Pdt. Jacob Nahuway. Info selanjutnya menyusul. Tuhan yang memberi, Tuhan yang mengambil,” bunyi pesan berantai yang beredar di WhatsApp.

Ucapan belasungkawa juga meramaikan akun instargam @jacobnahuway. Salah satunya dari akun @arv*** “Turut berdukacita Pak Jacob , terima kasih atas pengajarannya selama ini sampai bertemu di sorga kelak @jacobnahuway.”

Menurut Ketua Sinode GBI Pdt. Rubin Adi, info kepergian Pdt. Jacob Nahuway benar. “Benar tadi Yohannes Nahuway yang langsung telp saya dari RS Mitra Keluarga,” kata Pdt. Rubin Adi kepada Vifamedia.

Baca juga:  Ciri Gangguan Mental yang Tidak Disadari Milenial

Semasa hidupnya, Pdt. Jacob Nahuway dikenal sebagai pendeta yang selalu tampil enerjik. Suaranya begitu lantang saat berkhotbah. Ia juga sering menyelipkan beberapa candaan di dalam khotbahnya.

Dalam organisasi GBI, Ia pernah menjadi Ketua BPH Sinode GBI tahun 2004-2014.

Dikutip dari buku “Anak Desa jadi Pendeta: Perjalanan Hidup Jacob Nahuway, MA” yang ditulis oleh Pdt. Jacob Nahuway dan diterbitkan tahun 1999, Pdt. Jacob Nahuway adalah anak kelima dari enam bersaudara yang dilahirkan tanggal 25 Februari 1947 di Titawai, Ambon.

Pdt. Jacob mulai merasakan panggilan Tuhan ketika berusia 14 tahun. Saat itu  temannya meminta dia membaca ayat Alkitab dari Roma 10 : 9-15. Setelah membaca ayat tersebut, Pdt. Jacob mengalami pergumulan yang sangat hebat dalam dirinya.

Baca juga:  Dukungan GAMKI Terhadap Vaksinasi Covid-19

Beberapa tahun kemudian, ia memutuskan masuk sekolah teologi di Seminari Bethel Indonesia dan melanjutkan S2 di Korea Selatan.

Kemudian Februari 1979, Pdt. Jacob Nahuway menjadi gembala sidang di GBI Jalan Kwitang dengan jemaat mula-mula 27 orang dewasa dan puluhan anak sekolah minggu. Sejalan dengan waktu jumlah jemaat berkembang menjadi ribuan orang dan akhirnya ibadah pindah ke Gedung Balperum Jalan Raden Saleh No. 28 Jakarta Pusat.

Tahun 1993 Pdt. Jacob Nahuway memutuskan membeli tanah di Kelapa Gading dan membangun gereja GBI Mawar Saron dan berkembang menjadi ribuan jemaat hingga saat ini.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here