Tahun 2021, Israel Membuka Kedutaan Besar Pertama di Kota Abu Dhabi

0
ilustrasi : Perjanjian Hubungan Israel-UEA diwujudkan dengan berdirinya Kedubes Sementara di kota Abu Dhabi.

JERUSALEM – Hari Minggu (24/01/2021) Negara Israel secara resmi membuka kedutaan sementara di kota Abu Dhabi, Uni Emirat Arabb. Bentuk Kerjasama diplomatic tersebut sebagai hasil dari perjanjian perdamaian yang ditandatangani tahun lalu 2020 antara Negara Israel dan Uni Emirat Arab. Menurut berita yang dilansir oleh CBN news pada hari Senin (25/01/2021) waktu setempat, Kedutaan Besar Israel di Uni Emirat Arab akan mempromosikan hubungan penuh antara kedua negara di semua bidang dan memperluas hubungan bidang ekonomi dan sektor swasta, lembaga akademik, media, dan lain-lain. Hal ini disampaikan melalui media berita dari Kementerian Luar Negeri Israel dalam sebuah pernyataan resmi.

Duta Besar Israel untuk Uni Emirat Arab, Eitan Na’eh, yang juga mantan duta besar Israel untuk Turki, menyatakan akan memimpin misi ke Abu Dhabi dalam pembentukan kedutaan besar sementara hingga menjadi Kedutaan besar permanen. Pemerintah Israel juga berniat untuk membuka kantor penghubung di kota Dubai segera mungkin.

Duta Besar Israel untuk Uni Emirat Arab, Eitan Na’eh. Sumber : Twitter.

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi, memuji hubungan hangat antara negaranya dengan UEA. “Saya berharap Eitan Na’eh dan staf kedutaan sukses dalam langkah pertama mereka, yang mereka ambil atas nama Negara Israel di Abu Dhabi,” kata Ashkenazi. Ashkenazi mengatakan bahwa Kementerian Luar Negeri terus memimpin implementasi perjanjian perdamaian dan normalisasi di Teluk dan untuk memajukan status internasional Israel. Dengan Pembukaan misi ini akan memungkinkan perluasan hubungan bilateral antara Israel dan UEA, dan implementasi penuh dan cepat dari potensi yang melekat dalam hubungan Israel -UEA. “Ini adalah keputusan penting yang akan memfasilitasi promosi hubungan hangat antara negara dan rakyat kita. Kami berharap dapat segera menerima perwakilan UEA, ”tambah Ashkenazi.

Menteri Luar Negeri Israel, Gabi Ashkenazi. Sumber : dunia.rmol.id

Kabinet UEA pada Minggu (24/01/2021) juga menyetujui keputusan untuk membuka kedutaan besar UEA di kota Tel Aviv, Israel. Tahun lalu, Israel menandatangani perjanjian normalisasi bersejarah dengan beberapa negara jazirah Arab seperti UEA, Bahrain, Sudan, dan Maroko.
Kementerian Luar Negeri Israel mengatakan sedang berupaya untuk membuka kedutaan di ibu kota Maroko, dan kedutaan Israel di Bahrain telah melakukan kegiatan operasional selama berminggu-minggu dari akhir tahun 2020 hingga awal 2021. (Jaya)

Baca juga:  Abanita Kaban Menjadi Pendeta Perempuan Pertama di GKJ Yeremia Depok

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here