Masih Dalam Tahap Uji Coba, Taman Safari Indonesia Dibuka 15 Juni 2020

0

Kasus positif COVID-19 pertama kali terdeteksi masuk ke Indonesia, pada 2 Maret 2020. Saat itu dua orang terkonfirmasi tertular dari seorang warga negara Jepang.

Tidak beberapa lama, di bulan April 2020 pandemi Covid-19 sudah menyebar ke 34 provinsi, dengan provinsi-provinsi di pulau Jawa sebagai provinsi paling terpapar.

Sejak Covid-19 melanda tanah air, pemerintah, baik itu lewat presiden Republik Indonesia (RI) dan Gugus Tugas, menghimbau masyarakat Indonesia untuk bekerja dari rumah dan belajar dari rumah serta beribadah dari rumah, semua aktifitas dilakukan dari rumah. Kalaupun terpaksa harus keluar dari rumah, diminta untuk menggunakan masker dan menjaga jarak serta sering-sering mencuci tangan dengan sambun yang airnya mengalir.

BACA JUGA  Wahid Institute : SKB 3 Menteri Adalah Penegasan dari UU HAM, UU Sisdiknas dan UU Pemerintahan Daerah

Adanya himbauan itu langsung ditindaklanjuti oleh mayoritas warga negara Indonesia. Otomatis banyak kegiatan usaha berhenti, termasuk usaha dibidang pariwisata, diantaranya Wahana wisata Taman Safari Indonesia.

Pada bulan Juni 2020 menjadi angin segar dunia usaha. Pasalnya pemerintah telah mengumumkan adanya kehidupan baru masyarakat Indonesia di tengah pandemi Covid-19, yang diberi nama era New Normal.

Dunia usaha kembali bernafas dan melakukan berbagai aktifitas, termasuk wahana wisata Taman Safari Indonesia, yang menurut pemiliknya, Jansen Manansang, pada 15 Juni 2020 ini dibuka tetapi masih uji coba.

BACA JUGA  Melihat Cara Sinode GPM dan GKST Mengurai Kemiskinan

“Kami buka tetapi buka dalam keadaan terbatas, tidak semua wahana di buka. Tapi untuk panda sudah di buka,”katanya.

Walau sudah dibuka, Jansen Manansang mengungkapkan, belum menerima rombongan, hanya keluarga yang diijinkan masuk.

Jansen Manansang berkata semua protokol kesehatan Covid-19 dijalankan oleh Taman Safari Indonesia. Itu sebabnya wahana-wahana yang berpeluang terjadi kumpulan orang yang banyak belum dijalankan. (Vifa5)