Timmy Warouw Dorong Pemerintah Fokus Pada Pengembangan Infrastruktur

0

Jakarta – Para pengamat hingga pelaku usaha memberikan pandangannya mengenai proyeksi ekonomi dan tantangan yang dihadapi di tahun 2021. Tak terkecuali, Timmy Warouw yang merupakan CEO dari Consociate Jakarta Corporation, perusahaan yang bergerak bidang konsultan Pelabuhan di Indonesia.

Pada awal tahun 2021, bangsa Indonesia mendapat kado istimewa yakni Vaksin Covid-19, merupakan sesuatu yang ditunggu-tunggu oleh setiap masyarakat dan juga dunia sebagai salah satu jalan keluar untuk terlepas dari pandemic Covid-19.

Menurut Timmy Warouw, ada satu harapan posistif bagi pelaku usaha dengan adanya vaksinasi massal ini, para pelaku usaha lebih percaya diri untuk melakukan pembenahan karena selama ini dilanda rasa takut atau trauma akibat pandemic Covid-19. Timmy mengapresiasi langkah-langkah pemerintah dalam menggerakkan roda perekonomian yakni dengan adanya stimulus-stimulus ekonomi bagi para pelaku usaha yang terkena dampak.

“Ekonomi kita akan kembali bangkit ya ditambah lagi ada rangsangan-rangsangan dari pemerintah ada kebijakan-kebijakan dari pemerintah yang mendorong usaha-usaha industri dan untuk dapat kembali menjadiKan ekonomi kita ini bisa berjalan dengan baik,” katanya.

Lanjut Timmy, pergerakan roda perekonomian bangsa ini membutuhkan sebuah proses pemulihan yang tidak mudah. “Ibaratnya luka kita sudah mengalami luka yang parah,” ungkapnya sambil menambahkan untuk para pelaku usaha ataupun masyrakat tidak khawatir dengan pergerakan pemulihan yang lambat ini.

Baca juga:  6M, Cara Pdt. DR. Ir. Niko Njotorahardjo Hadapi Covid-19

Ibarat bak jatuh tertimpa tangga, itulah yang dialami bangsa Indonesia yang sampai saat ini berkutat dengan pandemic Covid-19 ditambah lagi sejumlah bencana alam yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia tentunya akan menjadi masalah bagi pergerakan perekonomian bangsa ini. Dimana menurut Timmy, dengan adanya bencana alam di beberapa wilayah ini akan tentunya menyedot anggaran yang ada, tapi juga fisik, waktu maupun segala fasilitas yang ada sehingga menjadi tambahan pekerjaan rumah yang harus dilakukan pemerintah. Untuk itu, Timmy berharap pemerintah menekankan kepada pemangku kebijakan dalam hal ini kementrian terkait untuk dapat mempriotaskan penanggulangan bencana.

“Saya pikir itu akan turut membantu karena dapat mengatasi berbagai kendala yang terjadi bukan berarti bahwa target utama untuk pengembangan ekonomi secara skala nasional itu akan terhambat,” ungkapnya.

Meski pandemi Covid-19 masih terus berlanjut, Timmy mendorong pemerintah agar tetap mengutamakan pengembangan di bidang infrastruktur seperti pembangunan jalan, Pelabuhan, kelistrikan. Menurutnya, itu sebagai salah satu penunjang ekonomi Indonesia agar dapat bangkit kembali. “Kalau infrastruktur itu macet ya itu akan lebih fatal keadaannya,’ pungkasnya.

Timmy berpadandangan sektor industry yang akan eksis di 2021 antara lain industry makanan/kuliner, kesehatan, dan jasa. Untuk itu, pemerintah perlu memberikan perhatian khusus pada sektor-sektor ini untuk lebih menggalang pertumbuhan ekonomi karena sangat besarnya daya serap masyarakat akan sektor tersebut.

Baca juga:  Natal DPP KKK 2020 : Natal Membawa Segala Pengharapan Disegala Bidang Bagi Warga Kawanua

Mengenai sektor UMKM, yang juga mendapat dampak besar dari pandemic Covid-19 ini. Timmy mengapresiasi langkah pemerintah dalam melakukan support terhadap sektor UMKM, total lebih dari 100 T Rupiah disiapkan pemerintah untuk membantu sektor ini dalam bentuk stimulus.

“Begitu bergerak, kita lihat industri industri rumahan yang sekarang ini begitu jalan baik walaupun itu melalui online,” pungkasnya.

Adanya kreativitas dan inovasi adalah salah satu kunci sektor UMKM dapat berkembang. Timmy mengungkapkan saat ini segala kebutuhan dapat tersedia melalui online tanpa harus bertatap muka. Ini merupakan salah satu inovasi agar dapat terus bertahan di tengah pandemic Covid-19 ini. Timmy menambahkan persoalan birokrasi terkadang masih menjadi kendala, menurutnya adanya perbedaaan kebijakan pemerintah pusat dan daerah yang belum “satu komando”. Maka dari itu, Timmy berharap kebijakan yang dikeluarkan pemerintah pusat tidak boleh kalah dengan kebijakan pemerintah daerah.

“Oleh sebab itu pemerintah Jangan di kalahkan dengan tindakan-tindakan yang Kelihatannya tidak searah dengan pemerintah,” tandasnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here