Uskup Agung Jakarta, Gereja Harus Mampu Menjadi Pilar Kehidupan

0
Tangkapan layar gambar Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo

Jakarta – Minggu (07/3/2021) Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, mengadakan seminar Misa Minggu Prapaskah III Paroki Gereja St. Gabriel, Pulo Gebang.

Pada kesempatan itu, Mgr. Ignatius Suharyo, menjelaskan, sejak tahun 2011 ke Uskupan Agung Jakarta, mempunyai suatu arah dasar yang berharap agar seluruh umat dapat terus berkembang, beriman, semakin bersaudara dan semakin berbelarasa.

“Salah satu indikator bahwa persudaraan kita ini sungguh-sungguh baik, dan benar, sejati bila persaudaraan itu berbuah pada bela rasa,” kata Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo, dilihat dari Live Streaming akun Youtube resmi Paroki St. Gabriel, Pulo Gebang, (Minggu 07/03/2021).

BACA JUGA  Kenapa Agama yang Lahir Dari Ibrahim Memiliki Bahasa Berbeda? Mau Tahu?

Uskup Agung Jakarta, Mgr. Ignatius Suharyo mengatakan, apabila ingin sungguh-sungguh mengembangkan rasa hormat  terhadap manusia, diperlukan adanya usaha bersama untuk membangun kebaikan bersama (Bonum Commune).

Menurut Mgr. Ignatius Suharyo, gereja yang hidup itu, gereja yang menjunjung tinggi rasa kehidupan dan dengan sendirinya lingkungan itu akan menjadi semakin Kristiani.

Mgr. Ignatius Suharyo menambahkah, dengan cara bergabung dalam gerakan Peragi, dapat ikut membangun  pilar gereja yang hidup.

BACA JUGA  5 Tahun Vox Point Indonesia, Ini Harapan Uskup Agung Jakarta Mgr Ignatius Suharyo

Diakhiri pesannya, Suharyo menghimbau  para penanggung jawab Paroki, dewan Paroki, dewan Imam dan seksi-seksinya untuk memiliki kemampuan dibanyak hal. “ Mampu di dalam banyak  hal, bukan hanya mampu terampilan dalam berorganisasi yang sudah terbukti. Tetapi yang terpenting, punya hati dan ini yang sangat penting, mitra yang punya hati terhadap pelayanan-pelayan bagi saudara/i kita yang kurang beruntung,” terangnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here