Warga Israel Bisa Bepergian ke UEA

0
Ilustrasi : Perjanjian Abraham Accord antar Israel, Amerika dan Bahrain serta UEA

Perjanjian Abraham (Abraham Accord) terus mengalami kemajuan. Kamis (3/12/2020), Uni Emirat Arab (UEA), salah satu negara Timur Tengah yang ikut dalam perjanjian Abraham, mengeluarkan kebijakan, memberikan visa turis kepada pemegang passport Israel agar dapat berkunjung ke UEA.

Pemberian visa diumumkan Kementerian Luar Negeri UEA, seperti ditulis AFP, Sabtu (5/12/2020). “Mengumumkan aktivasi visa turis melalui maskapai penerbangan dan kantor agen perjalanan dan pariwisata untuk para pemegang paspor Israel,” demikian pengumuman Kementerian Luar Negeri UEA seperti dilaporkan kantor berita WAM.

Pemberian visa turis UEA kepada pemegang passport Israel, menjadi Langkah sementara hingga kesepakatan bebas visa antara UEA dan Israel diberlakukan. Dengan begitu, warga Israel yang memenuhi syarat dapat mengunjungi UEA menggunakan visa kedatangan (visa on arrival) nantinya. Kebijakan serupa akan berlaku bagi warga UEA yang berkunjung ke Israel.

Baca juga:  Ibadah Syukur HUT ke-34 GKJ Bulu Dibarengi dengan Emiritasi Pdt. Widodo Suwandi

Media – media di UEA menulis aturan ini akan dipakai hingga ada ratifikasi lebih lanjut terkait visa waiver antara Israel dan UEA.”Langkah ini jatuh dalam kerja sama bilateral antara UEA dan Negara Israel setelah penandatanganan Perjanjian Abraham dan bertujuan untuk memfasilitasi travel menuju UEA untuk saat ini,” tulis pihak kementerian seperti dikutip Emirate News Agency.

Times of Israel juga ikut menulis perkembangan perjanjian Abraham Accord. Pada 22 November 2020 lalu, melaporkan Israel dan UEA sepakat warga kedua negara boleh saling berkunjung bahkan sebelum kebijakan bebas visa berlaku. 

Pemberian bebas visa bagi negara Yahudi ke negara Teluk Arab, lagi-lagi menjadi kemajuan. Pasalnya, ini pertama dalam sejarah. 

UEA menjadi negara Arab ketiga yang menormalisasi hubungan dengan Israel, setelah Mesir tahun 1979 dan Yordania tahun 1994 silam. Langkah UEA diikuti oleh Bahrain dan Sudan yang telah mengumumkan rencana normalisasi hubungan dengan Israel.

Baca juga:  Imbauan PGI Terkait Vaksin Covid-19

Selanjutnya, UEA dan Israel akan menjajal kerja sama di bidang logistik, pertukaran budaya, pendidikan, sains, hingga kedokteran.

Menariknya, maraknya pemberitaan UEA memberikan visa turis kepada berpassport Israel. Bersamaan dengan itu juga UEA ternyata membekukan akses warga visa dari 13 negara yang mayoritas berpenduduk Muslim.

Seperti dikutip dari republika, 13 negara yang akses visanya dibekukkan, diantaranya, Somalia, Libya, Yaman, Aljazair, Kenya, Irak, Lebanon, Tunisia, Irak, Pakistan, Iran, Afghanistan, dan Suriah.

Larangan visa ini diperkirakan, hadir atau terbit setelah dua bulan negara Teluk itu menjalin hubungan formal dengan Israel. (NBS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here