Y.Handoyo Budhisedjati,S.H.(KETUM Vox Point Indonesia) : Pemerintah harus Konsisten dan Informatif tentang PPKM dan Vaksin Covid 19

0
Exif_JPEG_420

Jakarta – Mulainya pro-kontra mengenai kebijakan PPKM di masyarakat menjadi polemik tersendiri bagi pemerintah RI. Setelah diberlakukannya kebijakan tersebut sejak 11 Januari 2021, Pemerintah mulai memberlakukan distribusi Vaksin Covid 19 yang dimulai Rabu (13/01/2021). Sebagai penerima pertama Vaksin tersebut adalah orang nomor satu Indonesia, Presiden RI Joko Widodo, dimana vaksin tersebut diberikan melalui suntik secara langsung pada hari Rabu (13/01/2021). Presiden Jokowi memberikan contoh bahwa dirinya siap menerima vaksin yang sudah disahkan aman dan halal oleh badan POM RI.

Namun pro kontra tentu saja masih terjadi dengan proses pemberian vaksin Covid 19 tersebut. Bahkan nyata-nyata dari siaran media parlementer pada Rabu (13/01/2021), salah satu anggota fraksi di parlemen menolak untuk di vaksin dan mengkritik pedas mengenai kebijakan pemberian vaksin tersebut. Hal ini baru segelintir orang yang memprotes, belom lagi pihak d luar parlemen, masyarakat luas yg pro kontra. Dalam hal ini, pemerintah RI harus segera memberikan informasi dan transparansi mengenai kebijakan-kebijakan tersebut.

Hal ini diungkapkan oleh Y.Handoyo Budhisedjati,S.H, ketua umum Voxpoint Indonesia ketika memberikan tanggapan kepada VIFAMEDIA, Kamis siang (14/01/2021) disekitar daerah perkantoran Duta Merlin, Jakarta Pusat.

Handoyo berpendapat bahwa sebagai warga negara Indonesia yang baik, harus mendukung setiap program pemerintah RI mengenai Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) dan pemberian vaksin Covid 19. “Pemerintah harus tegas dan jelas dalam kebijakan PPKM ini. Jangan hanya memberikan keuntungan beberapa pihak, karena pandemi ini berbicara jika orang sudah kena Covid 19, tidak memandang latarbelakang orang,semua sama dan bisa terkena. Jadi harus diperlakukan sama satu dengan lainnya,” ungkapnya.

Baca juga:  Tanggapan Ketua DPP ARDIN Terhadap Menteri Baru Jokowi

Dari sisi perekonomian, tentunya menurut Handoyo banyak sekali pihak-pihak yang mengalami kerugian akibat kebijakan tersebut. Namun ia menghimbau agar semua pelaku bisnis harus memahami posisi pemerintah yang juga terus berjuang memerangi pandemi covid 19 ini. Ia juga mengajak para pelaku usaha untuk mendukung juga mengenai kebijakan dari PPKM sementara ini.

Handoyo juga mengkritisi mengenai konsistensi lamanya waktu test swab PCR.”Dahulu hasil PCR bisa 14 hari kemudian turun 7 hari dan kemudian turun 3 hari bahkan 2 hari. Dari sisi medis tentu ini perlu pernjelasan dari Pemerintah. Karena mudah di interpretasikan bahwa ini bisa saja menjadi kepentingan bisnis beberapa pihak,”ujarnya menanggapi dengan kritis.

Ketika ditanya mengenai pro kontra vaksin Covid 19, Handoyo menegaskan perlu ada kesamaan dan kerjasama antara pihak pemerintah dan masyarakat Indonesia. “Pemberian vaksin Covid 19 harus sama rata, jangan diistimewakan yang kaya atau miskin. Kita belajar dari kasus test rapid PCR, dimana kurun waktu hasil yang ingin didapatkan dibeda-bedakan waktu menurut biaya. Hal ini tentu dapat menimbulkan kebingungan dan adanya kesenjangan sosial,” keluh Handoyo melihat keadaan tersebut. Apalagi menurut nya, Presiden Jokowi sudah menyatakan sebelumnya bahwa vaksin gratis diberikan kepada masyarakat. Handoyo menghimbau pemerintah harus konsisten dengan Kebijakan tersebut.

Baca juga:  Kenapa Agama yang Lahir Dari Ibrahim Memiliki Bahasa Berbeda? Mau Tahu?

Dirinya juga menanggapi kalau ada pihak yang tidak setuju dengan vaksin Covid 19 dan terang-terangan menolak, bahwa hal tersebut harus disampaikan tapi melihat koridor tempat dan waktunya.”Jangan cepat keluarkan statement panas kemasyarakatan, karena akan membuat pro kontra di luar nantinya,” katanya.

Sebagai Ketua Umum dari Vox Point Indonesia, Handoyo mengajak umat Kristen dan Katolik khusus nya serta seluruh komponen bangsa Indonesia, untuk mendukung program pemerintah dalam kebijakan PPKM dan pemberian Vaksin Covid 19.

Ia juga menghimbau agar pemerintah RI harus aktif dan informatif memberikan keterangan mengenai seputar pendistribusian Vaksin Covid 19 dan harus merata sehingga semua masyarakat Indonesia menerima bantuan Vaksin Covid 19 untuk mencegah virus itu berkembang lebih.

“Kita melihat bagaimana Presiden memberikan teladan dengan siap menerima vaksin Covid 19 pertama kali. Disitu kita lihat kerendahan hati seorang pemimpin. Dan juga saya menghimbau agar Pemerintah silahkan untuk memberikan informasi dan pelayanan yang baik kepada masyarakat Indonesia mengenai Vaksin ini, sehingga nanti pandemi Covid 19 ini bisa ditekan dan Negara kita bisa aman dan pulih kembali,” harapan Handoyo Ketua Umum Vox Point Indonesia. (Jaya)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here