Yaqut Cholil Qoumas : Ketuk “Langit”, Minta Gempa Tidak Terjadi Lagi

0
Ilustrasi : Saat Menteri Agama memimpin rapat koordinasi memberikan bantuan kepada korban bencana. (Foto : Dok. Kementerian agama)

Jakarta  –  Sepanjang 1 – 16 Januari 2021, Badan Nasional Penanggulangan Bencana atau BNPB mengeluarkan catatan, sudah ada 136 bencana alam terjadi di Indonesia, dengan korban jiwa  80 dan korban luka – luka mencapai 858.

Untuk itu, Menteri Agama,  Yaqut Cholil Qoumas berkata sangat prihatin. Sebagai bentuk prihatin, ia langsung menggerakkan semua jajarannya yang ada di daerah “musibah” atau yang bersebelahan, untuk memberikan bantuan.

“Segera bentuk tim tanggap darurat, inventarisir juga satuan kerja Kemenag yang terdampak di daerah untuk segera kita dapat membantu. Inventaris juga pihak-pihak yang mungkin dapat diajak kolaborasi untuk dapat segera memberikan serta menyampaikan bantuan tepat kepada sasarannya,” desak Menteri agama kepada jajarannya, seperti yang ditulis dalam web kementrian agama, Senin (18/01).

BACA JUGA  Wisuda XIII dan Dies Natalis XXI STT REM : Kepemimpinan Yang Berkarakter Kristus

Hadir dalam dalam rapat terbatas yang diselenggarakan di kantor kementrian Agama tersebut, diantaranya, Wakil Menteri Agama Zainut Tauhid Sa’adi, Sekretaris Jenderal Kemenag Nizar, Dirjen Pendidikan Islam M. Ali Ramdhani, serta para Staf Khusus Menteri Agama.

Dalam pertemuan itu, Menteri Agama yang memiliki latarbelakang pemimpin Ormas pemuda ini, memiliki pengalaman memberikan bantuan dalam berbagai bencana, mendesak jajarannya untuk turun dapat mengimbau masyarakat selain memiliki rasa sepenanggungan, juga berdoa supaya bangs aini terluput dari berbagai bencana.

BACA JUGA  7 Pedoman yang Perlu Diingat dalam Pernikahan

“Kita juga perlu berdoa bersama untuk ‘mengetuk pintu langit’, mohon kepada Yang Maha Kuasa agar peristiwa (banjir dan gempa) ini tidak berkelanjutan. Mari bersama dengan tokoh lintas agama kita melangitkan doa,”pintanya.

Hasil dari rapat terbatas itu, langsung dituangkan lewat Surat Keputusan (SK), oleh Sekretaris Jendral (Sekjen), Nizar Ali. “Saat ini SK Tim Tanggap Darurat telah disusun, dan rekening Kemenag Peduli juga akan dirilis hari ini. Kita akan segera mengerahkan seluruh satuan kerja untuk dapat mengumpulkan dan menyalurkan bantuan kepada masyarakat berdampak,” ungkapnya.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here